0851-8318-2982

sdmuda2babat@gmail.com

Today :

Lomba Egrang Semarak HUT Ke-81 RI di SD Muhammadiyah 2 Babat, Ajarkan Keberanian dan Percaya Diri

sdmuda2babat@gmail.com

Aug. 10, 2026

sdmudababat.sch.id – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia terasa meriah di lingkungan SD Muhammadiyah 2 Babat. Senin (10/8/2026), para siswa mengikuti berbagai perlombaan individu maupun kelompok sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Semarak HUT Ke-81 RI. Salah satu perlombaan yang menarik perhatian ialah lomba egrang yang berlangsung di Lapangan Bumi Ganjaran, Desa Bedahan.

Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti perlombaan dengan penuh semangat. Terik matahari yang cukup menyengat tidak menyurutkan keberanian mereka untuk mencoba berjalan menggunakan egrang hingga mencapai garis finis. Semangat tersebut menjadi gambaran sederhana tentang nilai perjuangan para pahlawan yang pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

Lomba egrang tidak hanya diarahkan untuk mencari siswa yang mampu mencapai garis finis paling cepat. Di balik permainan tersebut, terdapat proses pembelajaran karakter yang ingin ditanamkan kepada peserta didik melalui keberanian mencoba, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus melangkah. Kepala SD Muhammadiyah 2 Babat, Ainur Rofiq, S.E., S.Pd., menjelaskan bahwa penggunaan egrang dalam perlombaan memiliki makna pendidikan yang lebih luas.

“Banyak anak yang tidak berani mencoba karena takut jatuh. Di situlah peran orang yang menjadi tonggak keberaniannya, yaitu ustadz dan ustadzah,” ujarnya. Menurutnya, keberanian anak untuk mencoba perlu mendapatkan dukungan dari guru agar mereka tidak mudah menyerah ketika menghadapi sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keberanian siswa sejak usia sekolah dasar.

Selain keberanian, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik. Tidak sedikit anak yang merasa ragu karena belum pernah memainkan egrang sebelumnya, sehingga dukungan dan motivasi dari guru diperlukan agar mereka berani mengambil langkah pertama. “Ustadz, saya tidak pede karena belum pernah mencoba,” menjadi gambaran bahwa dorongan sederhana dari guru dapat membantu siswa mengatasi keraguan dalam dirinya.

Lebih jauh, perlombaan egrang tidak semata-mata menempatkan kemenangan sebagai tujuan utama. Nilai yang lebih penting justru terletak pada keberanian siswa untuk melakukan tindakan, mencoba sesuatu yang baru, serta menyelesaikan tantangan dengan penuh semangat dan percaya diri. “Bukan juara semata yang dituju, tapi berani melakukan tindakan dan melangkah maju mencapai garis finis dengan penuh semangat dan percaya diri,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Semarak HUT Ke-81 RI tersebut, SD Muhammadiyah 2 Babat berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus sarat dengan pendidikan karakter. Perlombaan tradisional seperti egrang menjadi media bagi siswa untuk belajar menghadapi rasa takut, membangun kepercayaan diri, dan menghargai proses. Semangat perjuangan yang ditampilkan para siswa diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. (Mr. AL)

Artikel Terkait

Leave a Comment