sdmudababat.sch.id – SD Muhammadiyah 2 Babat mengikuti Diklat Pengimbasan Gugus 02 Kecamatan Babat pada Rabu (28/10/2026) di Aula SD Negeri Bedahan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan digitalisasi pembelajaran sebagai upaya mendorong kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, SD Muhammadiyah 2 Babat terus memperkuat komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Diklat ini menghadirkan Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Babat, Kasmiadi, M.Pd., dan Pengawas SD, Halimatus Sa’diyah, M.Pd. Sebanyak 10 lembaga pendidikan yang tergabung dalam Gugus 02 Kecamatan Babat turut mengikuti kegiatan ini dengan total 98 guru. Kehadiran para pendidik dari berbagai lembaga tersebut membuka kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan membangun kolaborasi dalam mengembangkan pembelajaran berbasis digital.
Melalui diklat pengimbasan ini, para guru memperoleh kesempatan untuk memperkaya pengetahuan dan mengembangkan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi digital. Guru dapat menggunakan berbagai media pembelajaran interaktif untuk menyampaikan materi secara lebih menarik, sehingga siswa lebih mudah memahami pelajaran. Selain itu, pemanfaatan teknologi juga mendorong guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang bervariasi, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Dalam sambutannya, Kepala Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Babat, Kasmiadi, M.Pd., menekankan pentingnya semangat belajar dan kemauan untuk terus berkembang. Ia mengajak para guru, khususnya yang masih berada pada usia produktif, agar memanfaatkan waktu untuk meningkatkan kompetensi dan menghasilkan inovasi dalam pembelajaran. Menurutnya, guru perlu terus belajar agar mampu mengikuti perubahan zaman dan meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga masing-masing.
“Manfaatkan waktu untuk belajar selagi masih muda, teruslah berinovasi, dan tingkatkan mutu pendidikan di lembaga masing-masing,” pesan Kasmiadi.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Babat, Ainur Rofiq, S.E., S.Pd., juga menegaskan pentingnya kerja sama dan koordinasi antarlembaga dalam meningkatkan mutu pendidikan. Ia mendorong seluruh guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran dengan perkembangan zaman, terutama melalui pemanfaatan teknologi digital secara tepat. Menurutnya, kolaborasi dalam Gugus 02 dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan membantu setiap sekolah mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih berkualitas.
Keikutsertaan SD Muhammadiyah 2 Babat dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan sekolah dalam mengembangkan kompetensi pendidik dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru tidak hanya perlu menguasai teknologi, tetapi juga harus mampu memilih media dan metode yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan semangat belajar, inovasi, dan kolaborasi, SD Muhammadiyah 2 Babat berharap dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih efektif, menarik, dan bermakna bagi seluruh peserta didik.(Mr.AL)




